Gelombang Mikro (Microwave)

Gelombang Mikro (Microwave)

  Gelombang Mikro (Microwave)
Di atas 100 MHz, gelombang menjalar dengan garis lurus sehingga arahnya dapat difokuskan. Pemusatan semua energi menjadi beam kecil menggunakan antena parabola ( seperti piringan TV satelit) memberikan rasio sinyal/noise yang lebih tinggi, tapi antena yang mengirim & menerima harus diatur jaraknya. Selain itu, direksionalitas ini mengijinkan beberapa transmitter membentuk sebuah barisan untuk berkomunikasi dengan beberapa transmitter lainnya yang ada dalam barisan dengan tanpa mengalami interferensi

Karena gelombang mikro menjalar dengan garis lurus, maka bila menaranya terlalu berjauhan, bumi akan meredam gelombang tersebut (coba bayangkan link San Fransisco ke Amsterdam). Akibatnya diperlukan repeater-repeater secara periodik. Semakin tinggi menara, semakin jauh jarak yang bisa dicapainya. Jarak antara dua repeater kurang lebih akar kuadrat tinggi menara. Untuk menara dengan tinggi 100m, repeater dapat dapat berjarak 80 km.

Gelombang mikro tidak dapat menembus ruangan dengan baik. Selain itu walaupun beam dapat difokuskan dengan baik pada transmitter masih terjadi divergensi di udara. Sebagian gelombang direfraksikan ke lapisan atmosfir bawah dan memerlukan waktu sedikit lebih lamadibanding gelombang langsung. Gelombang yang mengalami delay itu dapat tiba diluar fasanya dengan gelombang langsung & sehingga menghapus signalnya. Efek ini disebut multipath fading& sering kali merupakan masalah yang serius. Efek ini ditentukan oleh cuaca & frekuensi gelombang. Sebagian operator menyediakan 10 persen saluran-salurannya dalam keadaan tidak berfungsi sebagai serep yang bisa digunakan bila multipath fading menyapu bersh sebagian pita frekuensi secara temporer.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

4 bagian utama keyboard qwerty dan fungsinya

pengertian dogpile

Cara Melihat Halaman Yang Disukai di Facebook